Cirebon, Februari 2025 – Program Studi S1 Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon (FIKes UMC) kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang tridarma perguruan tinggi. Pada Tahun Anggaran 2025, dosen S1 Gizi UMC berhasil lolos pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Pada skema Program Penelitian, Nur Khoiriyah, S.Gz., M.Si, dosen S1 Gizi UMC, bertindak sebagai Ketua Peneliti dengan judul penelitian “Formulasi Minuman Fungsional Berbasis Dasar Tempe dan Daun Ubi Jalar sebagai Pangan Alternatif untuk Remaja Anemia.”
Penelitian ini berfokus pada pengembangan pangan fungsional berbasis bahan lokal yang kaya zat gizi, khususnya zat besi dan protein, sebagai upaya alternatif dalam pencegahan dan penanganan anemia pada remaja.
Selain capaian di bidang penelitian, dosen S1 Gizi UMC juga berhasil memperoleh pendanaan pada Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025. Ari Yulistianingsih, S.Gz., M.Gizi terlibat sebagai Anggota Pelaksana dalam dua kegiatan pengabdian yang berorientasi pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan pengabdian pertama berjudul “Implementasi SABAR (Sadar Obat Rasional) di Desa Gegesik Wetan Menuju Terciptanya Desa Sehat dan Sejahtera.” Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait penggunaan obat yang rasional sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di tingkat desa.
Selanjutnya, kegiatan pengabdian kedua berjudul “Penerapan Inovasi Kemasan dan Pemasaran Produk Kuliner Boga Bahari guna Peningkatan Pendapatan Kelompok Wanita Pesisir di Desa Ambulu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.” Kegiatan ini berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui peningkatan nilai tambah produk kuliner berbasis hasil laut, khususnya pada kelompok wanita.
Keberhasilan dosen S1 Gizi UMC dalam memperoleh pendanaan penelitian dan pengabdian ini menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan riset yang relevan serta mengimplementasikan ilmu gizi secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
